๐Ÿ‚๐Ÿƒ๐ŸŒพ *Shalat Berjamaah Menjadi Pagar Penjaga Seorang Muslim....* ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ Ketika seorang muslim senantiasa melakukan shalat secara berjamaah, maka ia akan terjaga dari gangguan setan. ๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด Adapun orang yang selalu melalaikan shalat berjamaah maka ia akan sangat rawan terkena gangguan setan sehingga setan bisa menguasai dirinya. ๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท Orang yang dengan mudah dapat dikuasai setan maka dia pun sangat mudah terkena sihir dan gangguan-gangguan setan lainnya. ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ู…َุง ู…ِู†ْ ุซَู„ุงุซَุฉٍ ูِูŠ ู‚َุฑْูŠุฉٍ ، ูˆَู„ุงَ ุจَุฏْูˆٍ ، ู„ุง ุชُู‚َุงู…ُ ูِูŠู‡ِู…ُ ุงู„ุตَّู„ุงَุฉُ ุฅู„ุงَّ ู‚َุฏ ุงุณْุชَุญْูˆَุฐَ ุนَู„َูŠْู‡ِู… ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†ُ . ูَุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุจِุงู„ุฌَู…َุงุนَุฉِ ، ูَุฅู†َّู…َุง ูŠَุฃْูƒُู„ُ ุงู„ุฐِّุฆْุจُ ู…ِู†َ ุงู„ุบَู†َู…ِ ุงู„ู‚َุงุตِูŠَุฉ _"Tidaklah terdapat tiga orang di satu desa atau kampung yang tidak ditegakkan shalat di sana kecuali mereka telah dikalahkan oleh setan. Maka haruslah bagi kalian untuk berjamaah, sebab serigala hanya akan memakan domba yang jauh dari kawannya."_ *(HR. Abu Daud dengan sanad hasan)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

. --- SYAIR IMAM SYAFI'I --- ูˆَุฑِุฒْู‚ُูƒَ ู„َูŠْุณَ ูŠُู†ْู‚ِุตُู‡ُ ุงู„ุชَุฃَู†ِّูŠ* ูˆู„ูŠุณَ ูŠุฒูŠุฏُ ููŠ ุงู„ุฑุฒู‚ِ ุงู„ุนู†ุงุกُ ูˆَู„ุงَ ุญُุฒْู†ٌ ูŠَุฏُูˆู…ُ ูˆَู„ุงَ ุณُุฑูˆุฑٌ*ูˆู„ุงَ ุจุคุณٌ ุนَู„َูŠْูƒَ ูˆَู„ุงَ ุฑَุฎَุงุกُ ุฅุฐَุง ู…َุง ูƒُู†ْุชَ ุฐَุง ู‚َู„ْุจٍ ู‚َู†ُูˆْุนٍ* ูَุฃَู†ْุชَ ูˆَู…َุงู„ِูƒُ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุณَูˆَุงุกُ "Rezekimu tidaklah berkurang lantaran gerak lambat. Tidak pula bertambah lantaran banting tulang. Tak ada kesedihan dan kebahagiaan yang kekal. Demikian pula sengsara dan lapang. Jika engkau memiliki hati qanaah, engkau setara dengan raja dunia.” Kerelaan menerima adalah kuncinya. Semua rezeki makhluk sudah dikadar oleh Allah ta’ala. Jangankan manusia yang memiliki keistimewaan dibandingkan makhluk lainnya, binatang dan tumbuhan pun selalu dicukupi-Nya. Padahal mereka tak punya lumbung makanan, tak punya simpanan rezeki, atau kepastian pada esok hari. Mereka hanya menjalani hidup dengan kerelaan. Demikianlah yang seharusnya dilakukan manusia; qana'ah menerima setelah berusaha. Tak perlu resah-gelisah, karena hal itu justru akan menjadikan jiwa kita semakin tak menentu. Sekali lagi, bersikaplah qana'ah, karena ia menjadikan kita tenteram dalam menjalani kehidupan. Qana'ah menjadikan pikiran jernih dalam menyikapi permasalahan. Qana'ah pula yang menjadikan kita dipenuhi dengan perasaan lapang. *Rela menerima pemberian Allah dan berserah diri kepada-Nya, niscaya derajat kita akan setara dengan raja dunia. Bahkan lebih baik di sisi-Nya.* __kitab: ihya'ulumiddin.

Ibrahim bin Adham lewat di depan seseorang yang sedang bersusah hati.. Ibrahim bin Adham: Aku tanyakan padamu tiga pertanyaan, Jawablah! Ia menjawab: Ya Ibrahim bin Adham: Apakah ada sesuatu yang terjadi di alam ini di luar kehendak Allah? Ia menjawab: Tidak ada Ibrahim bin Adham: Apakah mungkin rezekimu yang telah ditetapkan Allah untukmu bisa berkurang? Ia menjawab: Tidak Ibrahim bin Adham: Apakah mungkin ajalmu yang telah ditetapkan Allah untukmu bisa berkurang? Ia menjawab: Tidak Ibrahim bin Adham: Lantas, mengapa engkau bersedih dan susah hati?! ุฅู† ุญุฌุจ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ูƒ ุดูŠุฆًุง ุชุญุจู‡ ูู„ุง ุชุญุฒู† ูˆู„ุง ุชูŠุฃุณ .. ูุฅู† ุนุทุงุกู‡ ุฑุญู…ุฉ ، ูˆู…ู†ุนู‡ ุญูƒู…ุฉ.. ูˆุงู„ุฎูŠุฑ ู‚ุงุฏู… ุจุฅุฐู†ู‡. ุงู„ู„ู‡ู… ุงุฑุฒู‚ู†ุง ุตุจุฑًุง ูŠุตุงุญุจู‡ ุญุณู† ุธู† ุจูƒ ูŠุง ุงู„ู„ู‡ Jika Allah menghalangi suatu yang kamu sukai, maka jangan bersedih dan putus asa. Karena pemberian-Nya adalah kasih sayang, larangan-Nya adalah hikmah, dan kebaikan akan datang dengan izin-Nya Ya Allah, berikan kami karunia berupa kesabaran yang membawa husnuzan pada-Mu ya Allah

HIKMAH PERGAULAN :​ Siapa saja yang SERING DUDUK (BERKUMPUL BERTEMAN BERSAHABAT) bersama 8 kelompok manusia, Maka Allah akan memberinya 8 perkara : ูก. ู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุฃุบู†ูŠุงุก ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุญุจ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุงู„ุฑุบุจุฉ ููŠู‡ุง 1. Barangsiapa yang sering duduk bersama ​orang-orang kaya​, Allah akan menambahkan kepadanya ​cinta dunia​ dan semangat untuk mendapatkan dunia. *ูข. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ูู‚ุฑุงุก ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุดูƒุฑ ูˆุงู„ุฑุถุง ุจู‚ุณู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰* 2. Barangsiapa yang sering duduk bersama ​orang-orang miskin​, Allah akan menambahkan kepadanya ​perasaan syukur & ridha​ atas bembagian Allah. ูฃ. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุณู„ุทุงู† ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ูƒุจุฑ ูˆู‚ุณุงูˆุฉ ุงู„ู‚ู„ุจ* 3. Barangsiapa yang sering duduk dengan para ​pemimpin/raja (Pejabat)​, Allah akan menambahkan kepadanya perasaan ​sombong dan keras hati.​ ูค. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ู†ุณุงุก ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฌู‡ู„ ูˆุงู„ุดู‡ูˆุฉ 4. Barangsiapa yang sering duduk dengan ​perempuan,​ Allah akan menambahkan kepadanya ​kebodohan dan syahwat.​ ูฅ. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุตุจูŠุงู† ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ู„ู‡ูˆ ูˆุงู„ู…ุฒุงุญ 5. Barangsiapa yang sering duduk dengan ​anak muda/anak-anak kecil​, Allah akan menambahkan kepadanya ​lalai dan senda gurau.​ ูฆ. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ูุณุงู‚ ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฌุฑุฃุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุฐู†ูˆุจ ูˆุงู„ู…ุนุงุตูŠ ูˆุงู„ุฅู‚ุฏุงู… ุนู„ูŠู‡ุง، ูˆุงู„ุชุณูˆูŠู ููŠ ุงู„ุชูˆุจุฉ 6. Barangsiapa yg sering duduk dengan ​orang-orang fasik (gemar bermaksiat),​ Allah akan menambahkan kepadanya ​keberanian berbuat dosa dan kemaksiatan, serta semangat untuk berbuat maksiat, kemudian menunda-nunda akan taubat.​ ูง. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุตุงู„ุญูŠู† ุฒุงุฏู‡ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุบุจุฉ ููŠ ุงู„ุทุงุนุงุช* 7. Barangsiapa yang sering duduk dengan ​orang-orang yang sholeh,​ Allah akan menambahkan kepadanya ​kegemaran dalam amalan-amalan ketaatan.​ ูจ. ูˆู…ู† ุฌู„ุณ ู…ุน ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุฒุงุฏู‡ ุงู„ุนู„ู… ูˆุงู„ูˆุฑุน 8. Barangsiapa yang sering duduk dengan ​para ulama',​ Allah akan menambahkan kepadanya ​ilmu dan sikap sangat berhati-hati dalam mengambil harta dunia (Al Imam Al Ghazali dalam Tanbiihul Ghaafilin)​ ุงَู„ู„ู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุขู„ِ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.