*💫🟣SHOLAWAT ADALAH KUNCI SEMUA MASALAH DAN URUSAN...* 💫إعانة الطالبين ج ١ ص ١٢ : *واعلم أنه جاء في فضل الصلاة على النبي ﷺأحاديث كثيرة منها قوله ﷺمن صلى علي في كتاب لم تزل الملائكة تستغفر له ما دام اسمي في ذلك الكتاب.* ```💫🔺Banyak hadits yang menjelaskan keutamaan shalawat pada Nabi ﷺ diantaranta sabda Nabi ﷺ : 🔶"Barang siapa menulis shalawat kepadaku di dalam sebuah buku maka malaikat terus menerus memintakan ampun untuknya selama namaku masih berada dalam buku tersebut ".``` *💫🟣وقوله ﷺ من سره أن يلقى الله وهو عنه راض فليكثر من الصلاة علي.* *💫🟣وقوله ﷺ من أكثر من الصلاة علي في حياته أمر الله جميع مخلوقاته أن يستغفروا له بعد موته.* *💫🟣وقال ﷺ أكثروا من الصلاة علي فإنها نور في القبرونور على الصراط ونور في الجنة.* 💫🟣```Nabi ﷺ bersabda: "Barang siapa senang bertemu dengan Allah dan Allah ridho kepadanya maka perbanyaklah membaca shalawat kepadaku." 💫🟣Nabi ﷺ bersabda: "Barang siapa memperbanyak baca shalawat padaku semasa hidupnya maka Allah memerintahkan kepada semua makhluk untuk memintakan ampun kepadanya setelah meninggal." 💫🟣Nabi ﷺ bersabda: "Perbanyaklah membaca shalawat padaku karena sesungguhnya ia adalah cahaya di dalam kubur, cahaya diatas jembatan dan cahaya di dalam surga."``` *💫🟣وقال ﷺ أكثروا من الصلاة على فإنها تطفئ عضب الجبار وتوهن كيد الشيطان وقال ﷺ أكثركم صلاة علي أكثركم أزواجا في الجنة.* ```💫🟣Nabi ﷺ bersabda: "Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku karena sesungguhnya ia bisa memadamkan murka Allah Yang Maha Agung dan merendahkan tipu daya syaitan". 💫🟣Nabi ﷺ bersabda: "Yang paling banyak membaca shalawat kepadaku diantara kalian maka dialah yg paling banyak istrinya di syurga."``` *💫🟣وفي حديث مرفوع:ما جلس قوم فتفرقوا عن غير الصلاة على النبي ﷺ إلا تفرقوا عن أنتن من جيفة حمار.* ```Dalam hadits marfu' : " Tidaklah suatu kaum duduk kemudian berpisah tanpa membaca shalawat kepada Nabi ﷺ kecuali mereka berpisah lebih busuk dari pada bangkai himar".``` *💫🟣قال ابن الجوزي في البستان: فإذا كان المجلس الذي لا يصلى فيه يكون بهذه الحالة فلا غرو أن يتفرق المصلون عليه من مجلسهم عن أطيب من خزانة العطار وذلك لانه ﷺ كان أطيب الطيبين وأطهر الطاهرين وكان إذا تكلم امتلأ المجلس بأطيب من ريح المسك.* ```💫🟣Ibnul jauzy dalam kitab al bustan berkata : "Ketika majlis yang tidak dibacakan shalawat di dalamnya dalam keadaan bau busuk sepeti itu, maka sudah jelas majlis yang berpisah dengan membaca shalawat kepada beliau akan lebih harum daripada gudangnya penjual minyak wangi hal itu karena sesungguhnya Nabi ﷺ lebih harum dari semua yang harum dan lebih suci dari yang paling suci ,Nabi ﷺ ketika bicara maka majlis penuh dengan bau harum yang lebih harum daripada minyak kasturi.``` *💫🟣وكذلك مجلس يذكر فيه النبي ﷺ تنمو منه رائحة طيبة تخترق السموات السبع حتى تنتهي إلى العرش ويجد كل من خلقه الله ريحها في الأرض غير الإنس والجن فإنهم لو  وجدوا تلك الرائحة لاشتغل كل واحد منهم بلذتها عن  معيشته.* ```💫🟣Begitu juga dengan majelis yang disebut nama Nabi ﷺ maka akan bertambah bau harum yang tembus sampai langit ketujuh hingga sampai 'arsy, dan semua makhluk yang Allah ciptakan dibumi bisa menemukan bau harumnya kecuali manusia dan jin, karena jika bisa menemukan bau harumnya maka semua akan sibuk dengan kenikmatannya dari pada bekerja.``` *💫🟣ولا يجد تلك الرائحة ملك أو خلق الله تعالى إلا استغفر لأهل المجلس ويكتب لهم بعدد هذا الخلق كلهم حسنات ويرفع لهم بعددهم درجات سواء كان في المجلس واحد أو مائة ألف كل واحد يأخذ من هذا الأجر مثل هذا العددوما عند الله أكثر.* ```💫🟣"Tidak menemukan bau harum tersebut baik malaikat atapun makhluk Allah kecuali mereka akan memintakan ampun untuk ahli majelis, ditulis bagi mereka kebaikan sebanyak hitungan makhluk dan diangkat bagi mereka derajat sebanyak hitungan makhluk, baik dalam satu majelis ataupun seratus majelis setiap orang akan mengambil bagian pahala ini serasi dengan hitungan ini, dan yang  di dalam kekuasaan Allah lebih banyak lagi."``` *💫🟣وللصلاة عليه ﷺ فوائد لا تحصى منهاأنها تجلو القلب من الظلمة وتغني عن الشيخ وتكون سببا للوصول وتكثر الرزق وأن من أكثر منها حرم الله جسده على النار.* ```💫🟣Bershalawat pada Nabi ﷺ ada beberapa faidah yang tak terhitung diantaranya : 🔺Bershalawat bisa menajamkan hati dari kegelapan. 🔺Tidak membutuhkan pembimbing. 🔺Menjadi sebabnya wushul. 🔺Memperbanyak rizki dan sesungguhnya orang yang memperbanyak  shalawat maka Allah mengharamkan jasadnya atas neraka.``` Sumber: I’anah Ath-Thalibin,Juz 1,Hal 12 *💫💚SHOLAWAT ADALAH KETAQWAAN YANG PALING TINGGI...* ```💫Makna taqwa bagi kaum muslim pada umumnya adalah upaya menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. 💫Perintah bertaqwa lebih karena kekhawatiran adanya penghalang kedekatan antara diri dengan Allah. 💫Memahami perintah "taqwa" seperti itu tentu kurang tepat. Secara aqidah, pemahaman ini tidak bisa diterima, alias salah kaprah. Bukankah Allah SWT pada hakekatnya lebih dekat kepada kita dibanding urat nadi, bahkan dibanding diri kita sendiri. Lantas bagaimana mungkin akan ada sesuatu yang menghalangi antara diri kita dengan Allah?! Ilmu tentang ketaqwaan adalah taqwa itu sendiri. Termasuk cinta dan kasih sayang pun merupakan wujud dari taqwa. Dan paling mulianya ketaqwaan adalah Sholawat kepada Nabi Muhammad Shollalloohu alayhi wasallam Karena Nabi lah yang pertama kali diperintahkan secara khusus untuk bertaqwa. Sebagimana firman-Nya: يا أيها النبي اتق الله... "Wahai Nabi, bertaqwalah kamu kepada Allah" 💫💚Rasululloh telah menempati semua derajat kesempurnaan, baik dalam ilmu pengetahuan, perbuatan, instuisi, serta musyahadah. Beliau SAW, secara langsung menjelaskan kita tentang hakekat taqwa, sebagaimana dalam sabdanya: {التقوى ها هنا} "Taqwa ada di sini". Hal itu diucapkan Nabi sampai tiga kali sembari mengisyaratkan tangan ke dada Beliau Shollalloohu alayhi wasallam. Penegasan posisi taqwa di dalam dada Nabi itu tentu karena Beliau Shollalloohu alayhi wasallam telah dianugrahi semua cahaya keagungan. Maka barang siapa yang bersolawat sekali saja, baginya keberuntungan mendapat bagian kesempurnaan yang ada pada Nabi, dalam setiap derajat pengabdian umat pada Beliau Shollalloohu alayhi wasallam. Solawat kepada Nabi merupakan sebab : 💫Tergapainya cahaya yang terkandung dalam seluruh dzikir. 💫Puncak ketinggian derajat taqwa. 💫 Awal kemilau cahaya ilaahi bagi hamba. 💚Itulah sebenarnya hakekat makna taqwa dalam firman Allah: {واتقوا الله حق تقاته} "Dan bertaqwalah kamu dengan sebanar-benar taqwa". 🟣Tidak ada seorang pun yang tahu, apalagi bisa menggapai derajat "sebenar-banarnya taqwa" atau taqwa sejati selain Rasulullah Shollalloohu alayhi wasallam. Adapun taqwa selain sholawat, maka lakukanlah semampunya. Inilah makna dari firman Allah: {فاتقوا الله ما ستطعتم} "Maka bertaqwalah Semampu kalian."``` *💫☪️DENGAN BERKAH SHOLAWAT AKAN KELUAR DARI CATATAN ORANG SIAL...* ```☪️Nabi Khidhir ‘alaihis salam berkata ;  Aku pernah bertanya kepada Auliya' (para Wali) mengenai amalan yang dapat menghapus nama seseorang dari catatan celaka menjadi orang bahagia. ☪️Maka tidak ada di antara para Auliya' yang memberikan jawaban.  ☪️Hingga aku mendatangi Nabi Muhammad shallalloohu ‘alaihi wa sallam dan menggulirkan pertanyaan tersebut kemudian Beliau menjawab: "Amalan yang dapat menyelamatkan seseorang dari deretan nama orang sial menjadi orang bahagia adalah dengan memperbanyak sholawat kepadaku.``` *💫☪️اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ.* 💫Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 258.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

*Ngaji Matn Aby Syuja' (Matn al Ghoyah wa at Taqrib) Udlhiyyah 6-Terakhir* قال المؤلف رحمه الله ولا يأكل المضحى شيئاً من الأضحية المنذورة ويأكل من الأضحية المتطوِع بها ولا يبيعُ من الأضحية ويطعم الفقراء والمساكين "Orang yang berqurban tidak boleh memakan sedikitpun dari hewan qurban yang dinadzarkan, dan boleh memakan dari hewan qurban yang disunnahkan, tidak boleh menjual bagian dari hewan qurban dan memberikan makan pada orang-orang fakir dan miskin". *Penjelasan* 💖 Selanjutnya al Muallif menjelaskan tentang distribusi daging qurban. 1️⃣ Apabila hewan qurbannya dinadzarkan maka haram bagi orang yang berqurban dan orang yang wajib dia beri nafkah untuk memakan dagingnya, meski hanya sedikit. 2️⃣ Untuk qurban sunnah, diperbolehkan bagi orang yang berqurban untuk memakannya. 👉 Bahkan disunnahkan untuk memakan sebagian dari daging qurban tersebut untuk mengikuti sunnah Nabi. 💖 Diharamkan bagi seseorang menjual sesuatu dari hewan qurbannya, baik qurban yang dinadzarkan ataupun tidak dinadzarkan. 👉 Termasuk yang tidak boleh dijual adalah kulitnya. 👉 Boleh bagi orang yang berqurban memanfaatkan kulit hewan qurban yang tidak dinadzarkan. Namun yang lebih utama dia menshodaqohkannya dan tidak boleh menjualnya. 👉 Tidak boleh memberikannya sebagai upah orang yang menyembelihnya, karena Nabi melarang para sahabat untuk memberi sesuatu dari qurbannya sebagai upah pada orang yang menyembelih. 👉 Upah orang yang menyembelih diambil dari orang yang berqurban. 👉 Daging qurban disyaratkan dalam pembagiannya berupa daging yang masih mentah, berbeda dengan ‘Aqiqah. 👉 Jika qurban adalah qurban sunnah (tathawwu’), maka daging qurban dapat di bagi tiga bagian yaitu: 1⃣ 1/3 dari daging qurban tersebut adalah untuk orang yang berqurban, namun yang lebih utama bagi orang yang berqurban adalah mensedekahkan semuanya kecuali beberapa suap untuk ber-tabarruk dengan daging qurban. 2⃣1/3 dari daging qurban untuk dihadiahkan kepada kaum muslimin yang kaya dalam bentuk ith’am (pemberian makan) bukan tamlik (memberikan hak kepemilikan) 👉 Sehingga bagi si kaya tersebut tidak diperbolehkan untuk menjual atau menghibahkannya. Berbeda dengan faqir miskin, yang pemberiannya berbentuk tamlik sehingga boleh baginya menjual atau yang lainnya. 3⃣1/3 dari daging qurban disimpan dan di sedekahkan kepada fuqara` dan masakin dari kaum muslimin. 👉 Pembagian daging qurban sunnah terdapat tiga cara yang utama dengan urutan seperti berikut: 1⃣Lebih utama orang yang berqurban mengambil sesuap untuk dimakan, dan seluruh sisa dagingnya disedekahkan. 2⃣ Orang yang berqurban mengambil satu pertiga daripada jumlah daging, satu pertiga lagi disedekahkan kepada fakir miskin dan satu pertiga lagi dihadiahkan kepada orang yang mampu. 👉 Apabila daging dimasak dan dipanggilkan orang-orang faqir maka itu tidak mencukupi. 👉 Apabila orang fakir diberi selain daging misalnya diberi kulit, sama sekali tidak diberi daging maka itu tidak mencukupi. 👉 Orang fakir yang bisa menerima daging qurban adalah orang fakir yang muslim. 👉 Tidak boleh seseorang berqurban untuk orang lain tanpa dengan izin orang lain tersebut. والله اعلم بالصواب

*IJAZAH AGAR CERDAS, KUAT, INGATAN, MUDAH MENGHAFAL* (Ijazah dari Beliau yang asli hanya surah Al a'la) Kadang suatu ilmu sudah nempel dibenak kita,atau seorang anak susah menghafal, sebentar-sebentar lupa.maka selain di berbagi giat belajar, #AlHabib Ali Al-Habsyi Shohibul Maulid (simthudduror) mengajarkan: Yaitu meletakkan tangan kanan diatas kepala setiap kali selesai sholat sambil membaca ayat Al A'la (sabbihisma) dari awal dan ketika sampai pada ayat: "SANUQRIUKA FALA TANSAA" (Diulang 7 kali dan lanjut hingga selesai surah) Maka insyaallah akan memiliki kemampuan mudah menyerap ilmu, gampang menghafal dan kita atau anak kita menjadi cerdas. AAMIIN YA ALLAH YA ROBBAL'ALAMIIN

*PADA SATU TITIK* Oleh: LACING-POGAG_ Pada satu waktu, kami berkumpul bersama ustaz Nafis, guru ngaji kami. Di awal pembicaraan ada kebiasaan yang saya ingat. Beliau selalu menyampaikan doa agar kita dan keluarga dijaga kesehatannya, dilapangkan rezekinya, serta dikuatkan dalam setiap melewati ujian kehidupan . Ustaz saya mengawali cerita dengan membawakan ilustrasi sederhana, namun sangat mengena di hati kami. Apa itu? Beliau mengatakan waktu di majelis itu sebuah kalimat yang membuat saya cukup sangat merenung. Suatu saat pada satu titik, apa yang harta yang sudah susah payah kita kumpulkan hingga hari ini tidak akan kita bawa setelah kita tiada bahkan tak bisa dititipkan. Anak istri yang kita cintai akan kita tinggalkan. Sahabat yang kini sering berkumpul dengan kita, secara bertahap akan segera melupakan. Tinggal satu yang kita bawa. Itulah amal kebaikan. Bisa berupa amal jariah, doa anak sholeh atau ilmu yang bermanfaat yang telah kita sebarkan. Pertanyaannya, sejauh mana dan sebanyak apa amal kebaikan itu sudah kita persiapkan? Sungguh kesempatan beramal itu hanya saat ini. Saat kita masih di dunia. Saat malaikat maut belum mendatangi kita. Maka beruntunglah seseorang yang meninggal dikala sedang beribadah. Di kala dia sedang mengerjakan amal-amal saleh secara berlimpah. Jika maut tidak pernah kita temukan jadwal kedatangannya. Sudah selayaknya kita mempersiapkan setiap saat . Melakukan perintah, meninggalkan maksiat. Total ibadah tanpa syarat. Tanpa mengeluarkan alasan tapi ataupun nanti. Maka, tak layak bagi kita. Masih bersantai ria dalam hura-hura dan panjang angan-angan. Seolah umur masih panjang, hingga masih enjoy sibuk dengan segala aneka kesenangan yang memperdayakan. Semoga Allah jadikan sisa umur kita mampu meninggalkan banyak amal kebaikan. Hingga Allah ridho dan izinkan kita memasuki surgaNya sebagai balasan. Dari setiap amal kebaikan yang sudah kita tunaikan. Sembari membaca tulisan di atas, mari meresapi untaian lirik lagu saudara Opick dengan judul *“Bila Waktu Tlah Berakhir”* Bagaimana kau merasa bangga Akan dunia yang sementara? Bagaimanakah bila semua Hilang dan pergi meninggalkan dirimu? Bagaimanakah bila saatnya Waktu terhenti tak kau sadari? Masihkah ada jalan bagimu Untuk kembali mengulang ke masa lalu? Dunia dipenuhi dengan hiasan Semua dan segala yang ada Akan kembali pada-Nya Bila waktu telah memanggil Teman sejati hanyalah amal Bila waktu telah terhenti Teman sejati tinggallah sepi...